25 tahun yang lalu seorang ada seorang anak yang cukup ceria berusia 6 tahun yang baru mulai memasuki sekolah dasar,disuatu saat pensilnya patah saat menulis lalu sang guru membantu meminjamkan pensil ke teman wanita sekelas nya,lalu saat telah selesai menggunakan dikembalikan nya pulpen tersebut kepada pemiliknya saat menerima pensil itu kembali seketika mengernyitkan hidung dan menaikan sebelah bahunya seolah berekpresi jijik ketika alat tulis miliknya basah karna dikembalikan dalam keadaan basah lengket karna keringat,di saat itu juga anak yang meminjam pensilpun tertegun,karna mungkin saat dirumah orang rumahnya tidak mempermasalahkan hal tersebut tapi reaksi lain terjadi di lingkungan luar/sekolah,dia menyadari ada hal problematik dari tangan nya yang berkeringat,yang ilmuan sekarang sebut dengan istilah HYPERHIDROSIS.
Dia tumbuh dewasa seraya dengan tangan nya yang berkeringat,banyak hal yang dia eklporasi kurang berjalan dengan baik karna tergangu dan terdistraksi oleh keringat berlebih ini,terutama hal yang berkaitan dengan aktivitas fisik menulis,memegang benda,dll yang mana itu juga tetap berdampak terhadap aktifitas mental dalam berkonsentrasi,mengelola emosi,karna ketidaknyamanan lengket di tangan dan kaki yang parahnya orang lain mengetahui dan memahami ketidaknyamanan tersebut ,tak jarang membuatnya tak jarang menarik diri dari lingkungan,dan banyak melewatkan kesempatan-kesempatan yang menarik dan bermanfaat.
Terdorong oleh tekad kuat untuk menyembuhkan dia mencari informasi yang ternyata jika Hyperhidrosis bisa dikendalikan dan kering dengan cara operasi,yang mana operasi itu termasuk tindakan operasi bedah kategori besar karna dengan 4 sayatan dikedua sisi dada kiri kanan untuk memasukan kamera dan alat bedah guna memotong syaraf kelenjar keringat di area tengah dada yang otomatis kedua alat tadi harus melewati paru-paru,sehingga kedua paru-paru harus dibius atau dinonaktifkan sementara untuk jalur kedua alat tadi,yang mana biasanya paruparu selama manusia hidup bernafas atau mengembang dan mengempis di saat ini Berhenti,dengan itu konsekuensi penghentian paru-paru sementara tersebut mengakibatkan penumpukan cairan di paru-paru dan kesulitan bernafas setelah operasi,maka dari itu setelah operasi terdapat selang yang menjalar dari dalam tubuh mengeluarkan cairan berwarna kuning muda.
Tiga hari berlalu dengan balutan perban dikedua sisi dada dan jalan yang penuh penuh kehati-hatian dia meninggalkan rumah sakit dan masuk ke mobil yang kebetulan tidak terdapat ac didalam nya,setelah 30 menit berjalan diperjalanan ada sedikit kemacetan yang membuat suhu lingkungan naik,disaat itu tangan nya merasakan sesuatu yang familiar dan terlihat butiran-butiran halus kecil seperti air,dia menolehkan wajah kerah lain dan berfikir operasi yang dia lakukan tidak berhasil,keringat itupun deras mengalir lagi sepanjang perjalanan selama 6 jam,tidak harus ada backsound dan cuaca mendung untuk menggambarkan suasana sedih hari itu.
Ternyata tindakan terakhir yang dirasa paling efektif yaitu operasi tidak membuahkan hasil,yang sebelumnya dia fikir telah kering itu ternyata karena ruangan rawat inap di Rumah Sakit terdapat AC,membuat suhu ruangan menurun dan keringat pun tidak keluar.
Seakan hilang harapan selama satu tahun setelah itu seolah tidak bersemangat lagi menjalani kehidupan,resign dari pekerjaan,dll.
Hanya harapan dan doa yang bisa dia panjatkan setiap waktu untuk kesembuhan nya.
Tidak ingin larut berlarut-larut dia tetap mencari solusi dan alhamdulillah tuhan menjawab doa nya selama ini lewat informasi jika hyperhidrosis bisa dikendalikan dengan ramuan herbal kuno zat tertentu,selang tiga hari setelah nya dia pun mencoba mencari dan membuat ramuan tersebut dengan memakainya,yang ternyata di keesokan hari nya yang muncul bukan lagi butiran air keringat ditangan nya tapi butiran tetes air mata,tangan nya yang selama ini basah telah kering hanya dengan ramuan herbal tersebut.
Sebelum itu dengan kerendahan hati orang yang diceritakan itu adalah saya sendiri,alhamdulillah bisa berbagi pengalaman saya yang mudah-mudahan ada hikmah manfaatnya dari cerita saya bahwa memang betul tindakan operasi (ETS) tidak 100% menjamin akan berhasil,tapi memang ada cara lain seperti yang saya ceritakan dengan herbal yang sekedar dioles saja bisa kering,mungkin terdengar sepele tapi dengan pengalaman yang sudah saya jalani cara ini yang efektif dibanding operasi yang sudah saya jalani sendiri tapi tidak membuahkan hasil yang padahal itu dilakukan di Rumah Sakit terbaik dan menjadi di indonesia untuk penanganan tindakan THORAKS dengan 4 dokter bedah spesialis BTKV Bedah Thoraks Kardio Vaskular yang dipimpin oleh dokter lulusan luar negeri.
Sebetulnya sejak dari 2020 lalu telah kering,belum saya share tentang prodak ini ke publik karna memang cukup sulit dan langka juga mencari zat herbal penyusun ramuan ini,saya share hanya ke beberapa teman dekat saja yang mengidap ini dan halisnya juga positif kering. Tapi saya juga tau banyak juga teman-teman diluaran sana yang menderita hyperhidrosis,maka dari itu alangkah senangnya bisa menjadi manfaat dan berguna bagi sesama semampunya saya dengan menyediakan produk tersebut,mudah-mudahan dengan menjual produk ini juga bisa menjadi lantaran amal jariyah saya..amiin
Saya ingin kalian juga merasakan apa yang saya rasakan,menjadi lebih dekat secara lebih normal dengan orang tersayang,lebih mampu melakukan banyak hal dalam pekerjaan,lebih menikmati hidup.
Untuk cara penggunaan cukup di oleskan saja,untuk info lebih lanjut bisa hubungi:
Whatsapp ; 0895335032485
Wasallamualaikum Wr.Wb



